Lencana Facebook

Sabtu, 26 Maret 2011

Silahkan Nikmati Hidangannya

Oke Blogger, ini entri spesial edisi kali ini.
Awalnya sih iseng suka foto-foto gitu, objeknya juga bebas. Dari situ emang mulai suka sama yg namanya Fotografi. Sebenernya ga punya bakat atau style apa-apa, tapi ya sekedar asik-asikan aja sih, yaaaa semoga aja ga cuma saya yang bisa nikmatin hasil jepretannya, tapi juga orang lain. Tentu masukan dari temen-temen lah yang penting buat saya. Maklum, belum bahkan jauh dari profesional he..he..he..
Nah, disini saya mau bagi-bagi hasil jepretan nya. Walaupun masih standar, tapi saya seneng ko sama hasil sendiri, yang penting kan ga copas ha..ha..ha.. lumayan lah, silahkan nikmati hidangannya..

Kamis, 24 Maret 2011

Air mata

Bukan karena sebagai seorang perempuan yang (katanya) identik dengan air mata, tapi jujur saja menurut saya Air mata itu melekat bukan hanya pada setiap wanita tapi pada setiap MANUSIA. Saya coba sedikit menganalisa lebih dalam tentang statement itu.
Menurut saya, Air mata adalah sebuah kejujuran yang muncul secara alami dari hati setiap insan manusia, karena di setiap tetesan air mata terdapat sebuah pengakuan dan kesadaran bahwa tak ada manusia yang kuat (dimata Yang Maha Kuasa) di dunia ini.
Disaat hati ini tergores oleh sesuatu yang membuat kita merasa 'kecil' ingatlah bahwa manusia mempunyai Tuhan yang Maha Besar. Disaat takdir tak sejalan dengan apa yang kita harapkan hingga sampai pada akhirnya kita ingin 'menyerah' ingatlah bahwa manusia memiliki Tuhan yang Maha Penyayang, yang selalu mempunyai cerita indah untuk kita. Percayalah, jadikan air mata yang Dia ciptakan untuk kita sebagai pengukur sejauh mana kekuatan kita, sehingga kita selalu mengingat-Nya disaat Dia memberikan kebahagiaan maupun Ujian. Krena semua itu berasal darinya, tentu untuk menguji keimanan kita.
Maka, sadarilah bahwa Dia-lah yang paling kuat dan Dia-lah yang dapat dengan mudah melemahkan hati manusia. Dan disaat manusia merasa lemah, ingatlah Dia, karena hanya Dia yang dapat menguatkan kita.
so, ayo hapus air mata kita! percayalah akan ada kebahagiaan yang telah Allah rencanakan untuk kita.
"There is a Rainbow after the Rain"
 KEEP YOUR SMILE :)

Jumat, 11 Maret 2011

I LOVE U SO MUCH MY PAPERSI2ES

Kita bagaikan lembaran kertas
kemudian dikumpulkan dalam satu buku
ukurannya beragam
ada yang besar, kecil, maupun sedang..
warna nya pun tak sama
ada yang hitam, putih, ada juga abu-abu..
apa yang tertulis dalam kertas tersebut bagaikan karakter dalam setiap pribadi kita
semua kertas itu bisa kita apakan saja
bisa kita lipat, bisa kita corat-coret, bisa kita bakar
bahkan bisa kita buang
namun bisa juga kita simpan dengan rapi
semua itu tergantung kita tujuan kita untuk masa depan
kawan,
kita telah satu
setiap hari kita bertemu dalam satu atap bernamakan kelas
tak ada benteng penghalang yang memisahkan kita

Rabu, 02 Maret 2011

Lidah Buaya Untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

     Sebenernya ini salah satu materi yang pernah saya pakai untuk tugas karya ilmiah. Bahannya saya dapat dari beberapa sumber di internet juga dari ensiklopedia, dan sekarang saya posting di blog ini semoga bisa bermanfaat bagi pembaca semuanya.


 A. Sejarah Tanaman Lidah Buaya
Tanaman lidah buaya atau Aloe vera (Latin: Aloe barbadensis Milleer), adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam karena mempunyai banyak sekali Manfaat bagi kesehatan. Tanaman ini tumbuh dan tersebar di Hijaz, Abha, Yaman, Oman, Mesir, Afrika, Peru, Amerika dan Indonesia. Tanaman yang dijuluki ’The Miracle Plant’ ini dapat tumbuh di Tumbuhan liar di tempat yang berhawa panas atau ditanam di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Tanaman yang mempunyai nama latin Aloe Vera ini adalah tumbuhan yang termasuk kelas Liliaceaea dari jenis tumbuhan gurun yang berwarna hijau pekat. Tanaman ini memiliki nama bermacam-macam sesuai dengan daerah nya, misalnya Lidah buaya dalam bahasa Indonesia, Crocodiles tongues dalam bahasa Inggris,  Jadam dalam bahasa Malaysia, Salvila dalam bahasa Spanyol dan Lu Hui dalam bahasa Cina.
Sejak tahun 1500 SM orang-orang Yaman dan bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat, contohnya pada saat itu The Egyptian book of Remedies mendiskusikan variasi tanaman lidah buaya sebagai bahan baku obat-obatan dan kosmetik untuk memperbaiki kulit. Bahkan ternyata tanaman lidah buaya ini pernah digunakan oleh Cleopatra untuk obat maupun kecantikan. Kemudian pada Abad pertengahan Tanaman lidah buaya mulai masuk ke kawasan Eropa, dan tersebar luas. Demikian pula di Indonesia. Pemanfaatan lidah buaya sudah dilakukan sejak puluhan bahkan ratusan tahun lampau, terutama untuk mengatasi kerontokan rambut, melebatkan dan menghitamkan rambut serta untuk kecantikan kulit. Lidah buaya masuk ke Indonesia dibawa oleh petani keturunan Cina pada abad ke-17.