Lencana Facebook

Tampilkan postingan dengan label My Point of View. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Point of View. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Juli 2012

Pelabuhan

Tak jauh dari dugaan.
Bualan tetaplah bualan yang tak akan pernah terasa manis.
Ya, memang hanya sebuah pelabuhan, tempat singgah sebentar untuk kemudian melanjutkan kembali perjalanan nya.
Tak perlu keluh kesah.
Ini hanya pembuktian, bahwa kapal laut hanya ingin bersandar sebentar, merasakan kesejukkan udara di pelabuhan dengan buaian angin yang ternyata tak pernah terasa damai, mungkin karena angin tau kemana dia harus berhembus, hingga sekalipun tak pernah mendamaikan. Setelah itu, pergi, pergi untuk kemudian melaju kembali ke tempat yang memang dituju sebenarnya nya.

Jumat, 01 Juni 2012

Mandiri?

Hidup mandiri, bukan berarti harus berjalan sendiri, tetapi mampu berdiri disaat keadaan memaksa untuk berusaha seorang diri.
Prepare your self to face the real life, so you can survive..

Sabtu, 21 April 2012

Dreams

Setiap orang berhak bahkan HARUS punya mimpi. Jangan sekedar mimpi, but we should find the way how to get it. Mimpi doang gak cukup tapi usaha dan doa itu paketan yang gak boleh engga dilakukan dalam mewujudkan mimpi itu. Banyak orang bilang: "Punya mimpi jangan tanggung-tanggung, biar usaha kita juga gak nanggung." dipikir-pikir bener juga yaaa? Ketika mimpi kita 'kecil' usaha yang bakal kita lakuin juga otomatis kecil, tapi apakah kita bakal puas dengan itu? Pasti engga puas kan?
Jadi, dimulailah dengan sebuah mimpi yang besar dan kemudian lakukanlah dari mulai usaha-usaha yang kecil hingga menjadi besar.
Tapi tentu harus disesuaikan dengan kemampuan kita, dan ketika Allah memberikan kemampuan maka manfaatkanlah, jangan jadi mubadzir.

Dari kecil, sering banget kita dijejali pertanyaan-pertanyaan yang bahkan buat kita hafal diluar kepala jawabannya, "Cita-cita nya mau jadi apa?" atau mungkin perubahan kalimatnya menjadi "Nanti udah gede pengen jadi apa?" dan jawaban anak kecil biasanya Dokter, Polisi, Pilot, Presiden, Ultraman, Power Rangers. Variatif sih. Tapi sudut pandang nya kita tentu belum nyampe jauh dan ketika udah mulai dewasa, semuanya bisa berubah.
Dulu, aku punya cita-cita jadi dokter. Engga tau juga apa alesan yang tepat kenapa aku pilih itu. Sekarang aku udah SMA, umur 18 tahun dan 1 bulan lagi *Insya Allah* LULUS. Mulai galau, bimbang, dilema, bingung dll. Jujur, keinginan yang dulu gak sengaja aku ucapin itu masih sama, gak pernah berubah sampai sekarang. Aku pengen banget jadi seorang Dokter. Ketika liat kenyataan ternyata jadi dokter itu emang gak semudah yang aku ucapin. Harus usaha bener-bener maksimal karena peminat di setiap Universitasnya juga banyaaaaaak banget.

Rabu, 04 Januari 2012

Cintailah sesuatu tanpa berlebihan

Hidup yang saya bayangin waktu dulu itu kaya makan es krim loh. Begitu dibuka, kita udah liat sesuatu yang indah dan menggiurkan, begitu di cicipi bagian atasnya yang mulai meleleh, terasa banget dingin dan manis dilidah, semakin banyak dimakan, semakin asik, apalagi kalo di dalemnya ada saus strawberry atau cokelat. Untuk bisa dapetinnya juga gampang banget, tinggal ngerengek sama orang tua, *trink* dapet deh es krim nya. Ya memang semacam surga dunia gituuuu.
Tapi ternyata hidup ngga seindah itu. Setelah beberapa tahun kemudian. Setelah mulai merasa sedikit dewasa dari sebelumnya, barulah saya merasa hidup itu bener seperti apa yang orang-orang bilang "Hidup bagaikan roda yang berputar, ada saatnya kita berada diatas, namun suatu saat berganti dibawah."
Dalam hidup seringkali kita mengeluh ketika sesuatu yang kita harapkan ngga terjadi. Seringkali kita mengeluh ketika apa yang kita dapatkan ternyata bisa hilang seketika. Begitulah hidup dengan problemanya.
  • Adakalanya kita nyaman saat tidur, adakalanya juga kita harus tidur diatas tikar bahkan diatas lantai tak beralas sekalipun.
  • Adakalanya kita mendapatkan sesuatu yang kita harapkan, adakalanya juga kita harus ikhlas kehilangan hal itu.
  • Adakalanya kita berada diatas jabatan yang menggiurkan, adakalanya juga kita berada dibawah dan merasa terinjak.
  • Adakalanya kita di puja-puji, namun adakalanya juga kita dihina dan direndahkan.
  • Adakalanya kita dicintai, dan adakalanya juga kita dibenci habis-habisan.
Hidup. Kadang semuanya di jungkir balikkan. Keseimbangan dalam hidup tentu sangat dibutuhkan. Sebelum kita terlena dengan segala hal kenikmatan yang disuguhkan tuhan. Sebelum kita terjatuh ketika kenikmatan itu diambil tuhan. Maka alangkah bijaknya jika kita mulai membatasi diri terlelap dalam kenikmatan semu tersebut.
Pelajaran berharga yang saya dapat ketika beberapa problema hidup diatas saya alami, bahwa:
Pentingnya mencintai sesuatu tanpa berlebihan. Agar kita tak jatuh terlalu dalam saat kehilangan. Agar tak lupa akan orang-orang sekeliling yang mungkin tak seberuntung kita. Agar kita terhindar dari sikap riya dan tentunya agar kita selalu bersyukur kepada Allah, akan apa yang Dia beri. Baik apa yang kita harapkan maupun tidak. Karena sesungguhnya Allah hanya memberi apa-apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. 
Terkait dengan hal diatas sesungguhnya hidup akan terasa lebih indah ketika kita mampu menyeimbangkan hal-hal tersebut. Meskipun memang kita tak bisa menyangkal sebagai manusia tempatnya keluh kesah dan seringkali khilaf. Maka hiduplah sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh agamamu, maka disitulah kamu akan menemukan apa arti hidup yang sebenarnya dan indahnya hidup yang hakiki. 
Semoga bermanfaat untuk kita semua :)

Jumat, 18 November 2011

Dilema VS Galau

KULIAH. K-U-L-I-A-H. Katanya sih sebentar lagi saya bakalan masuk dunia begituan (apabanget bahasanya). Apa harus bilang 'hhhfffttttt...' gitu ya ketika denger kata itu? Entahlah. Gini masalahnya, pernah satu malem saya mulai mikirin soal masa depan nih (cieeeee). Nah mikirnya, "De, kamu mau jadi apa coba nantinya? Jleb. Masuk banget deh ini. Mungkin temen-temen bloggers seusia saya juga pastinya pernah terlintas kalimat-kalimat yang kadang-kadang suka bikin down gara-gara kurang nya persiapan dan perasaan gak pede yang berlebihan.
Sebenernya kalo ngomongin nya kemauan sih gampang. Tinggal buka buku Rainbow saya terus gampang lah tinggal dibacain. hahaha. Ketawa?? Mikir!
Eh iya masalahnya kalo ngomongin kemauan, mau sampe dicatet segunung juga bisa (oya?). Yang harusnya sekarang mulai dipikiran ya solusinya. SOLUSI. Ya itu dia, USAHA. Nah nah nah... galau. Jadi sebenernya saya bingung sendiri dan mulai gelagapan ngadepin masa-masa kuliah nanti. Saya masih bingung entar nya mau masuk kemana. Mau jadi apa sebenernya? Saya gak mau lah salah pilih jurusan. Kalo harus dibilang, saya sedih. Anak sekecil saya (ehm) dibebani pikiran seberat ini untuk masalah masa depan. Ya ya ya, ini mungkin udah waktunya saya mikirin buat masa depan. Udah harus mulai bikin rancangan juga nih ya kayaknya, sebelum waktunya bener-bener terlambat. Sebelum masa kejayaan saya runtuh uuuuuuuuuuuh.. masa SMA kok diakhiri dengan dilema kaya gini ya. Okelah, sebaiknya kita enjoyin aja deh *tariknafas* Semoga aja dilema ini segera pergi dari pikiran dan hati saya kemudian menggantikannya dengan sebuah tekad bulat dan kepastian. Aaamiin.. Doakan saya bloggers :)

Rabu, 11 Agustus 2010

Nikmat Hidup


Hidup ini indah dan akan lebih indah jika kita banyak bersyukur. Syukurilah atas apa yang telah kita peroleh dalam hidup. Ketika kita dapat bernafas, mengedipkan kedua kelopak mata, berbicara, dan masih banyak kenikmatan yang Dia berikan untuk kita dan patut kita syukuri.
Kenikmatan ketika mendapat kebahagiaan, kebahagiaan yang selalu kita dambakan sebagai hasil dari setiap usaha yang telah kita lakukan. Kebahagiaan yang kita dapatkan hingga sekarang mungkin sudah tak bisa kita hitung jumlahnya.
Kebahagiaan bukan hanya di saat kita mendapatkan apa yang kita inginkan atau kita impikan, tapi kebahagiaan akan terasa lebih bermakna ketika melihat orang-orang yang kita cintai mengukirkan senyumannya. mereka tersenyum indah, tertawa lepas, menangis terharu, mengucapkan kalimat syukur dan masih banyak lagi.