Setiap orang berhak bahkan HARUS punya mimpi. Jangan sekedar mimpi, but we should find the way how to get it. Mimpi doang gak cukup tapi usaha dan doa itu paketan yang gak boleh engga dilakukan dalam mewujudkan mimpi itu. Banyak orang bilang: "Punya mimpi jangan tanggung-tanggung, biar usaha kita juga gak nanggung." dipikir-pikir bener juga yaaa? Ketika mimpi kita 'kecil' usaha yang bakal kita lakuin juga otomatis kecil, tapi apakah kita bakal puas dengan itu? Pasti engga puas kan?
Jadi, dimulailah dengan sebuah mimpi yang besar dan kemudian lakukanlah dari mulai usaha-usaha yang kecil hingga menjadi besar.
Tapi tentu harus disesuaikan dengan kemampuan kita, dan ketika Allah memberikan kemampuan maka manfaatkanlah, jangan jadi mubadzir.
Jadi, dimulailah dengan sebuah mimpi yang besar dan kemudian lakukanlah dari mulai usaha-usaha yang kecil hingga menjadi besar.
Tapi tentu harus disesuaikan dengan kemampuan kita, dan ketika Allah memberikan kemampuan maka manfaatkanlah, jangan jadi mubadzir.
Dari kecil, sering banget kita dijejali pertanyaan-pertanyaan yang bahkan buat kita hafal diluar kepala jawabannya, "Cita-cita nya mau jadi apa?" atau mungkin perubahan kalimatnya menjadi "Nanti udah gede pengen jadi apa?" dan jawaban anak kecil biasanya Dokter, Polisi, Pilot, Presiden, Ultraman, Power Rangers. Variatif sih. Tapi sudut pandang nya kita tentu belum nyampe jauh dan ketika udah mulai dewasa, semuanya bisa berubah.
Dulu, aku punya cita-cita jadi dokter. Engga tau juga apa alesan yang tepat kenapa aku pilih itu. Sekarang aku udah SMA, umur 18 tahun dan 1 bulan lagi *Insya Allah* LULUS. Mulai galau, bimbang, dilema, bingung dll. Jujur, keinginan yang dulu gak sengaja aku ucapin itu masih sama, gak pernah berubah sampai sekarang. Aku pengen banget jadi seorang Dokter. Ketika liat kenyataan ternyata jadi dokter itu emang gak semudah yang aku ucapin. Harus usaha bener-bener maksimal karena peminat di setiap Universitasnya juga banyaaaaaak banget.




